Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label energi terbarukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label energi terbarukan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Revolusi Mobil Listrik Oleh Elon Musk Dengan Tesla

Tidak ada komentar :

Berita seputar Tesla tampaknya tidak pernah habis merek mobil yang didirikan oleh pengusaha esentrik Elon Musk.

New Tesla telah menjadi ikon bahwa mobil elektrik tidak harus tampil kuno, pelan, dan tidak bisa menempuh jarak jauh.

Peluncuran dari demo terbaru bahkan membuat mobil ini dapat melakukan auto-pilot untuk parkir dan berkendara di jalan raya Amerika Serikat. Mengurangi kecepatan dan menjaga tikungan di garis yang telah ditentukan. Menjaga jarak dengan mobil di depan Anda serta mensinkronisasikan kalendar kerja anda sehingga mobil dapat menyiapkan dirinya sendiri saat Anda hendak berangkat ke kantor. Gila engga tuh?

Program lainnya adalah buy-back untuk mobil Model-S mereka sehingga pelanggan biasa menjualnya kembali kepada mereka setelah tiga tahun dengan separuh harga dari aslinya yang mencapai $69.000. Kemudian Tesla akan menjualnya kembali seharga $35.000 tanpa mendapatkan profit dari aktifitas tersebut.

Kegarangan mobil ini ditunjukkan pada tingkat akselerasinya untuk kecepatan 0-60mph hanya 3,2 detik menjadi mobil sedan empat pintu tercepat, sementara baterai listrik mobil dalam kondisi penuh dapat menempuh jarak 275 mil, artinya setara dengan jarak tempuh mobil-mobil bensin yang saat ini beredar dalam kondisi tangki bensin full.

Berikut adalah demo dari mobil Tesla Model S dalam mode auto-pilot


Minggu, 10 Maret 2013

Peternakan Energi Angin di Atap Terbesar Dunia di Kota Oklahoma

Tidak ada komentar :




Venger Wind dan distributor energi terbarukan Amerika SWG Eenergy Agustus 2012 lalu memasang peternakan energi angin terbesar di atap gedung Oklahoma Medical Research Foundation (OMRF) Kota Oklahoma. Venger Wind membangun konstruksi 18 turbin dengan aksis vertikal V2 di atas atap pusat medis sebagai bagian dari strategi berkelanjutan untuk menciptakan emisi nol pada tower gedung penelitian OMRF.

Turbin angin ini telah diintegrasikan ke dalam desain bangunan dan secara tepat diposisikan untuk mengumpulkan angin dari sisi Utara dan Selatan atap. Pemasangan dari 19 turbin angin ini membuat projek ini menjadi bangunan terbesar yang terintegrasi dengan sistim energi angin di Amerika.


Tidak seperti turbin angin vertikal pada umumnya yang umumnya ukurannya relatif sedang, turbin angin V2 tergolong berukuran besar. Tinnginya 18,5 kaki dan bernilai 4.5 kilowat tiap turbinnya. Tidak seperti turbing angin konvensional yang menggunakan energi grid dari permulaan, turbin vertikal mulai memproduksi listrik pada kecepatan 8.9 mph, yang mana dibawah dari rata-rata kecepatan angin Kota Oklahoma.


Venger Wind merupakan salah satu peruhasaan global teknologi bersih yang bergerak di bidang desain, produksi dan pemasaran dari turbin angin  kecil untuk mengembangkan energi listrik yang bersih. Turbin V2 mereka berdasarkan hasil kerja dari nsinyur dari Finlandia  Sigurd Johannes Savonius yang pertama kali menemukan turbin angin Savonius pada tahun 1922.

Berbicara mengenai projek ini,  Ken Morgan, Direktur dan CMO Venger Wind mengatakan: "Projek ini hasil dari kerja keras yang panjang dari pihak-pihak yang terlibat dan merupakan sukses bagi Venger Wind  dan industri angin kecil seluruh dunia. Potensi untuk menyediakan energi angin pada titik penggunaan, dalam lingkungan perkotaan meruapakan suatu pergeseran paradigma yang besar dari skenario penyediaan energi angin skala besar yang mana sistim multi megawatt dipaksa untuk dipasang jauh dari populasi yang membutuhkan energi. "

"Industri angin kecil telah melalui jalan panjang dalam mengedukasi diri sendiri dan para konsumen dalam penilaian dan pemasangan turbin angin pada bangunan. Hal ini merupakan suatu ilmu pengetahuan baru baru yang telah muncul dan sangat senang dengan para arsitek dan insinyur yang saat ini bekerjasama dengan kami, yang telah menjadi perintis/pelopor konsep baru integrasi turbin angin ke dalam bangunan. Gedung OMRF merupakan salah satu contohnya."




Sumber: inhabitat.com

Rabu, 02 Januari 2013

Apple Memperkenalkan Teknologi Baru Pada Turbin Angin

Tidak ada komentar :
[caption id="attachment_1470" align="aligncenter" width="478"] Sumber: USPTO[/caption]

Perusahaan teknologi yang terkenal akan produk stylisnya dengan jajaran iphone, ipod, imac yaitu Apple membuat sebuah pernyataan langka pada hari Kamis minggu lalu, Apple mengusulkan sebuah teknologi pembangkit listrik turbin angin yang menghasilkan listrik dari konversi energi panas daripada energi rotasi yang tercipta dari putaran baling-baling di tiap unitnya.


Apple terkenal karena penemuan, inovasi dan paten, dalam hal teknologi komputer dan mobile phone, perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu juga memiliki ide briliant untuk operating sistem produk-produk mereka. Sebagaimana tampak dari aplikasi yang dipatenkan dalam US Patent dan Trademark Office dengan mendaftarkan paten "On-demand generation of electricity from stored wind energy,"  sebuah penemuan yang ditujukan untuk memecahkan masalah variabel yang terjadi dari memproduksi energi terbarukan tenaga angin tersebut.

Aplikasi, tersebut telah berada pada bulan Juni 2011, sebagai catatan bahwa turbin angin kontemporer mengkonversi energi kinetik dari angin menjadi energi mekanik, dalam beberapa kasus pembangkit listrik. Teknologi kincir angin yang terkenal dan lazim digunakan saat ini adalah penggunaan energi angin yang menggerakan baling-baling kemudian berubah menjadi energi rotasi melalui penggerak turbin kemudian kekuatan mesin itu menggerakan generator listrik. Hal ini menyebabkan proses ini sangat bergantung pada hembusan angin yang yang terjadi sebagai titik kelemahan dimana celah tersebut ingin di minimalisir oleh Apple.

Untuk mencegah inkonsistensi pasokan daya, Apple mengusulkan sebuah sistem yang mengubah energi rotasi dari turbin menjadi panas, yang disimpan dalam cairan "low-heat-capacity". Setelah penyimpanan, panas dapat secara selektif ditransfer ke "working fluid" yang digunakan untuk menghasilkan listrik saat hembusan angin lemah.

Dalam beberapa hal panas yang dihasilkan dari gesekan antara pisau terhubung ke poros rotor dan low-heat-capacity seperti merkuri, etanol atau gas inert, di mana mereka dibenamkan. Energi panas disimpan dalam sebuah wadah yang terisolasi. Sebuah komponen isolasi termal seperti radiator atau batang konduktif dapat digunakan secara selektif mentransfer panas dari fluida panas untuk bekerja berdasarkan permintaan listrik yang hendak di distribusikan. Akhirnya, fluida yang mendidih akan menciptakan uap yang memutar turbin yang terhubung ke pembangkit listrik.

[caption id="attachment_1469" align="aligncenter" width="499"] Heat Transfer
Panas dari low-heat-capacity (110) disimpan dalam wadah termal terisolasi (202)
ditransfer ke working fluid (114) melalui komponen konduktif termal (204).[/caption]

Berdasarkan aplikasi paten, sistem pembangkit listrik "on-demand" ini dapat mengurangi biaya berkaitan dengan variasi alam akan pasokan angin. Sehingga metode ini dapat digunakan sebagai pengganti teknologi saat ini yang menggunakan penyimpanan energi konvensional seperti baterai.


Tidak ada berita resmi mengenai rencana Apple mengenai sistem turbin angin teknologi ini, namun Investasi yang dilakukan besar-besaran dalam pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti gas alam, surya untuk menjaga keberlanjutan operasional perusahaan mereka seperti yang tampak di markas data center Apple di Maiden, N.C.

sumber: appleinsider

Minggu, 30 Desember 2012

Mitos Batubara 'Bersih'

2 komentar :
 


Batubara adalah bahan bakar paling kotor dari semua bahan bakar fosil. Ketika dibakar, menghasilkan emisi batubara  berkontribusi terhadap pemanasan global, menimbulkan hujan asam dan mencemari air.  Batubara bersih yang dimaksud di sini adalah teknologi   untuk mengurangi dampak lingkungan.


Batubara adalah bahan bakar fosil terutama terdiri dari karbon dan hidrokarbon. Hidrokarbon merupakan bahan untuk plastik, pupuk dan tar. Produk turunan batubara, karbon yang dipadatkan yang disebut kokas digunakan untuk produksi bijih besi  dan baja. Sebagian besar (92 %) dari pasokan barubara Amerika untuk produksi listrik. Perusahaan listrik membakar batu bara untuk membuat uap yang dapat menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Teknologi Batubara Bersih

Istilah Batubara 'bersih'  pada dasarnya menyesatkan karena hal ini seperti menemukan lumpur yang bersih (padahal lumpur seperti yang kita ketahui selalu mengakibatkan kotor). Ketika batubara dibakar, batubara melepaskan karbon dioksida dan emisi lainnya dalam gas buang berupa awan mengepul yang mengalir keluar  berupa tumpukan asap.

Batubara bersih dalam hal ini adalah teknologi yang dimaksudkan membatasi dampak lingkungan yang tidak diinginkan dari batubara (emisi gas rumah kaca, hujan asam, pencemaran air). Pada dasarnya ada 5 teknologi  terkait dengan teknologi batubara 'bersih' ini.


Salah satunya adalah dengan jalan persiapan batubara, pencucian batubara, menghilangkan mineral yang tidak diinginkan dengan mencampur batubara hancur dengan cairan dan memungkinkan kotoran atau mineral yang tidak diinginkan  menjadi terpisah dan mengendap. Batubara sampai di pembangkit listrik umumnya mengandung kandungan mineral yang perlu dihilangkan sebelum dibakar. Sejumlah proses harus dilakukan untuk menghapus materi yang tidak diinginkan dan membuat batubara membakar lebih efisien.


Pencucian batubara melibatkan grinding penggerusan batubara menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan lulus melalui proses yang disebut pemisahan gravitasi. Salah satu tekniknya dengan jalan  memasukkan batubara ke barel yang berisi cairan yang memiliki kepadatan yang menyebabkan batubara untuk mengapung, sementara bahan yang tidak diinginkan tenggelam. Kemudian batu bara ditumbuk dan siap untuk membakar.


Sistem lain mengontrol batubara terbakar untuk meminimalkan emisi sulfur dioksida, nitrogen oksida dan partikulat. Scrubber basah, atau sistem gas buang desulfurisasi, menghilangkan sulfur dioksida, penyebab utama hujan asam, dengan menyemprotkan gas buang dengan kapur dan air. Campuran bereaksi dengan sulfur dioksida untuk membentuk sintetis gipsum, komponen drywal.




Pembakar Rendah-NOx (nitrogen oksida)  mengurangi produksi nitrogen oksida, penyebab tanah-tingkat ozon, dengan membatasi oksigen dan memanipulasi proses pembakaran. Electrostatic precipitators menghapus partikulat yang memperburuk asma dan menyebabkan penyakit pernapasan dengan pengisian partikel dengan medan listrik dan ditangkap pada piringan penagkap.



Gasifikasi bertujuan untuk menghindari pembakaran batu bara sama sekali. Dengan kombinasi gasifikasi terpadu siklus (IGCC) sistem, uap dan udara bertekanan panas atau oksigen bergabung dengan batubara dalam reaksi yang memaksa molekul karbon terpisah. Syngas yang dihasilkan, campuran karbon monoksida dan hidrogen, kemudian dibersihkan dan dibakar dalam turbin gas untuk menghasilkan listrik. Energi panas dari turbin gas juga merupakan kekuatan turbin uap. Karena pembangkit listrik IGCC membuat dua bentuk energi, mereka memiliki potensi untuk mencapai efisiensi bahan bakar 50%.



Penangkapan dan Penyimpanan Carbon atau Carbon capture and storage (CCS) -  mungkin teknologi batubara bersih yang paling menjanjikan - tangkapan dan disekap karbon dioksida (CO2) emisi dari sumber tidak bergerak seperti pada pembangkit listrik dan menyimpannya dalam tanah. Karena CO2 berkontribusi terhadap pemanasan global, mengurangi pelepasan ke atmosfer telah menjadi perhatian utama internasional . Dalam rangka untuk menemukan cara yang paling efisien dan ekonomis menangkap karbon, peneliti telah mengembangkan beberapa teknologi. Pertama, CO2 dipompa ke bekas metana batubara menggantikan bidang yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kedua, CO2 dapat dipompa ke dalam dan disimpan dengan aman di dalam akuifer garam. Ketiga, CO2 dipompa ke ladang minyak membantu menjaga tekanan, sehingga ekstraksi lebih mudah

Teknologi penyimpanan di dalam samudera yangdalam tahap awal. Teknologi ini pada prinsipnya adalah menyuntikkan CO2 cair ke perairan 500 sampai 3.000 meter, di mana cairan larut di bawah tekanan. Namun, metode ini sedikit akan menurunkan pH dan berpotensi membahayakan habitat laut. Semua bentuk penyimpanan CO2 memerlukan persiapan yang cermat dan pemantauan untuk menghindari menciptakan masalah lingkungan yang lebih besar daripada manfaat dari penahanan CO2.

Kenyataannya?

Berbagai pendekatan teknologi batubara bersih telah dikembangkan diberbagai negara dan telah terbukti secara teknis layak. Namun belum dibuat secara komersial dan skala besar karena biayanya mahal. Melihat kenyataan ini, sepertinya batubara untuk bahan bakar pembangkit listik masih akan menjadi primadona, mengingat harganya masih yang termurah di antara sumber energi yang lain.  Selain itu pengembangan energi terbarukan belum sebanyak ketersediaan barubara.



Ilmuwan mengatakan beralihnya ke barubara rendah sulfur mengurangi emisi SO2 di AS sebesar 22% antara tahun 1975 dan 1990.  Bila menggunakan scrubber, emisi sulfur berpotensi dapat dikurangi sebesar 90%. Teknologi ini ditujukan untuk menghilangkan emisi nitrogen oksida dari batubara diperkirakan telah mengurangi isinya oleh antara 30% dan 90%.

Bentuk energi alternatif belum bisa mengganti sumber daya yang murah dan berlimpah seperti batubara, teknologi batubara bersih menjanjikan untuk mengurangi dampak emisi batubara. Meskipun demikian perusahaan dan bisnis tidak serta merta menerima teknologi ini dari sisi lingkungan, mereka masih mempertimbangkan dari sisi ekonomi.

Membersihkan batubara dan eksekusi emisi secara signifikan meningkatkan harga per-BTU dari apa yang sebaliknya akan menjadi bahan bakar yang murah. Sementara menjual produk sampingan seperti CO2 gipsum atau komersial untuk soda dan es kering dapat mengimbangi harga teknologi batubara bersih, biaya pada karbon bisa membuat pengurangan emisi realistis secara finansial.

Penangkapan dan Penyimpanan Karbon atau Carbon capture and storage (CCS) belum dikembangkan dalam skala besar. Juru bicara BatuBara Inggris, Andrew Mackinstosh mengatakan teknologi ini penting bagi masa depan namun dia mengakui teknologi ini tidak siap.

Badan Energi Internasional percaya CCS dapat memberikan 20% pemotongan karbon yang dibutuhkan pada tahun 2050.  Diperkirakan 70% dari energi yang digunakan saat ini dan di masa depan berasal dari bahan bakar fosil, sehingga menjadi penting untuk menemukan teknologi yang  membatasi karbon yang dilepaskan ke atmosfer.

Namun besarnya biaya CCS membuat pembangunan tersendat. Sebuah laporan khusus dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) memperkirakan bahwa CCS akan menambah antara 50-100% untuk biaya energi batubara. Perkiraan menempatkan biaya teknologi di wilayah $ 50-100 per ton CO2 yang tersimpan.

Mungkin ada baiknya lebih banyak investasi diberikan untuk energi terbarukan apabila dari segi perhitungan ekonominya juga bila ternyata sama-sama mahal. Selain itu energi terbarukan memiliki resiko jauh lebih kecil dalam hal polusi emisi dan pencemaran ke lingkungan.

Sumber: berbagai sumber

Jumat, 14 Desember 2012

Peluang Rumah Nol-Energi di Indonesia

Tidak ada komentar :
Saat ini hampir semua kegiatan kita  selalu diiringi implikasi energi tidak terkecuali rumah kita. rumah secara individual mungkin tidak begitu banyak konsumsi energi, namun bila dihitung dalam satu negara, maka konumsi energi akan menjadi jauh berlipat ganda. Bahkan di Amerika, sekitar 40% energi habis untuk energi di permukiman dan komersial.

Perlu usaha penghematan besar-besaran dalam konsumsi energi. Bila ini dilakukan maka konsumsi energi di rumah menjadi lebih efisien yang tidak hanya akan menghemat uang, tetapi juga secara drastis mengurangi emisi karbon. Jadi mengapa membangun sebuah bangunan yang menggunakan energi yang lebih sedikit ketika kita bisa membuat satu yang menggunakan energi sama sekali?

Namun, seperti apakah rumah yang ramah lingkungan dan nol energi itu? Apakah kita harus kembali ke masa lalu ke rumah-rumah tradisional jaman nenek moyang kita?

Jawabannya tentu saja tidak! Ada banyak cara untuk membangun rumah nol energi. Pada dasarnya ide rumah nol energi adalah rumah yang menggunakan konsumsi energi bersih dan nol emisi karbon per tahun. Beberapa strategi utama diantaranya;

(1) menggunakan potensi alam yang ada. Salah satu contohnya adalah menggunakan potensi angin untuk pendinginan bangunan, potensi sinar matahari untuk pencahayaan maksimal di dalam bangunan. Strategi ini biasa disebut dengan passive design, yaitu desain yang mengoptimalkan potensi alam.

(2) Menggunakan sumber energi terbarukan untuk suplai energi. Indonesia adalah negara tropis yang kaya energi terbarukan. Seyogyanya kita bisa manfaatkan potensi ini dengan baik. Sumber energi terbarukan yang paling umum di negara kita adalah sinar matahari. Tidak seperti negara di iklim sedang, iklim tropis memungkinkan menerima sinar matahari sepanjang tahun. Sinar matahari bisa digunakan untuk sumber energi melalui sel surya. Sumber energi terbarukan yang lain dapat melalui microhidro-karena di Indonesia banyak sungai atau geothermal-Indonesia menyimpan cadangan besar geothermal.  Hanya saja, energi ternarukan perlu pengembangan yang lebih lanjut, dalam skala yang lebih kecil dan industri lokal yang mendukung. Namun, bila Anda tertarik, maka tidak ada salahnya untuk memulai menerapkan dan bereksperimen dalam skala rumah.

(4) Menggunakan peranti alat elektronik hemat energi. Rumah, bangunan dengan skala kecil, akan mudah untuk  memiliki  fitur elektronik hemat energi seperti lampu LED, TV, komputer. Kebutuhan air panas bisa menggunakan energi matahari.

(3) Penghuni sadar lingkungan, menerapkan perilaku hemat energi dan selalu memperbaharui pengetahuannya tentang lingkungan.

Sebetulnya bila menggunakan pendekatan desain dan perencanaan yang baik, membangun rumah nol-energi, biayanya tidak lebih dari membangun rumah secara tradisional dengan ukuran dan fitur yang hampir sama. Perkiraan perbedaan biayanya bervariasi dari 20 persen menjadi 60 persen. Harga awal membangun rumah nol-energi biasanya lebih dari sebuah rumah standar, tetapi harga sebenarnya selama masa operasi biayanya secara dramatis akan turun. Belum lagi apabila ditambahkan dengan sponsor dari pemerintah yang berhubungan dengan  potongan harga energi dan insentif lainnya (bila memang tersedia tentunya). Rumah nol-energi menghasilkan penghematan besar selama bertahun-tahun. Namun, penting untuk diingat bahwa rumah nol-energi hanya akan menjadi energi efisien jika Anda dan orang lain yang tinggal di sana mempraktekkan kebiasaan penggunaan energi yang baik.

Contoh usaha rumah yang memperhatikan konsumsi energinya di negara Asia Tenggara kawasan tropis adalah  rumah Bio-Solar (Bio-solar house) milik Soontorn Boonyatikam, seorang professor arsitektur di Chulalongkorn University Thailand yang mana dalam desainnya berusaha untuk menerapkan prinsip-prinsip rumah nol-energi. Di rumah ini, sel surya diterapkan menjadi salah satu sumber energi utamanya. Energi yang dihasilkan seluruhnya melalui panel surya. Sebuah pasokan air yang cukup dipertahankan secara kolektif melalui hujan, embun dan kondensasi dari sistem pendingin yang juga dapat didaur ulang dan digunakan untuk menyirami taman. Rumah ini juga dilengkapi dengan mobil listrik yang didukung oleh listrik surplus yang dihasilkan oleh rumah utama. Investasi tambahan untuk Rumah Bio-Solar mungkin tampaknya mahal dibandingkan dengan rumah konvensional, tetapi Anda perlu mempertimbangkan bahwa Anda tidak harus membayar untuk tagihan lain utilitas lagi setelah rumah beroperasi.

Nah, Anda tertarik untuk membangun rumah nol-energi?

Sumber: berbagai sumber

 

Jumat, 09 November 2012

Copersucar Berinvestasi Untuk Pengadaan Biofuel Di Amerika

Tidak ada komentar :
Copersucar SA, trader gula terbesar kedua di dunia, sepakat untuk membeli mayoritas saham di perusahaan pemasaran biofuel AS Eco-Energy Inc untuk mendapatkan akses langsung dengan distributor bahan bakar termasuk diantaranya Exxon Mobil Corp (XOM) dan Chevron Corp (CVX)

Perusahaan-perusahaan biofuel telah menggabungkan kapasitas pemasarannya menjadi 10 miliar liter etanol per tahun, setara dengan 12 persen dari pasar global, Chairman Copersucar, Luis Roberto Pogetti mengatakan hari ini dalam konferensi pers. Ia tidak mengatakan berapa banyak saham yang dipegang Eco-Energy ataupun harga pembeliannya.

Perusahaan penyulingan di AS diminta untuk mencampur biofuel dalam produk mereka di bawah Standar Bahan Bakar Terbarukan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika - EPA. Etanol yang berasal dari gula Brasil dalam memenuhi standar, untuk memastikan permintaan ekspor Copersucar", kata Pogetti.

"Mandat dari pemerintahan AS untuk dipatuhi," katanya. "Eco-Energy dapat menawarkan perusahaan minyak sebuah paket lengkap dan Copersucar menjadi penyedia ethanol-gula dalam paket ini."

Kedua perusahaan berencana untuk menginvestasikan 25 juta dolar dalam infrastruktur termasuk diantaranya terminal dan berharap dapat memasok 18 miliar liter etanol per tahun pada tahun 2016, katanya.

Copersucar mengharapkan memasarkan 1,3 miliar galon etanol selama musim panen 2012-2013 yang diproduksi dari sekitar 100 pabrik, Copersucar yang berbasis di Sao Paulo dalam sebuah pernyataan. Eco-Energy, yang berbasis di Franklin, Tennessee, menangani sekitar 9 persen pasar etanol AS dengan penjualan tahunan melebihi $ 3 miliar per tahun.

Kesepakatan itu diharapkan diselesaikan dalam waktu 45 hari setelah menerima persetujuan dari regulator AS, ungkap Pogetti.Cargill Inc yang berbasis di  Minneapolis, adalah perusahaan terbesar Amerika dalam perdagangan gula.

sumber: bloomberg

Selasa, 30 Oktober 2012

IKEA Menuju Zero Emission Pada 2020, Serta Meningkatkan Perlindungan Hutan

Tidak ada komentar :


IKEA, toko retail furnitur terbesar di dunia, akan beralih menggunakan energi terbarukan pada tahun 2020 dan menanam pohon lebih dari yang digunakannya dengan rencana untuk menjaga kelestarian lingkungan untuk mendapatkan dukungan dari environmentalis.

Kelompok pengusaha yang berbasis di Swedia, ingin membangun keinginan pelanggannya akan gaya hidup hijau, mengatakan pada bahwa mereka akan membatasi penjualan pada tahun 2016 untuk produk hemat energi termasuk kompor induksi dan lampu LED.

"Ini akan mendorong inovasi," kata Mikael Ohlsson, kepala eksekutif dari perusahaan yang dikenal dengan flat-pack dan toko raksasa yang diharapkan akan dikunjungi 776 juta orang sepanjang tahun ini.

Ohlsson mengungkapkan kepada harian Reuters bahwa ia tidak meragukan lagi strategi "People & Planet Positive" akan menghemat uang untuk IKEA dan kliennya, meskipun ia menolak untuk memperkirakan total savings yang akan didapat.

Melalui program tersebut, IKEA akan menginvestasikan 1,5 miliar euro sepanjang tahun 2009-2015 pada penggunaan tenaga surya dan angin untuk menghasilkan sekurangnya 70 persen energi dari kelompok usahanya. Pada tahun 2020 diharapkan akan menghasilkan energi terbarukan sebanyak mereka mengkonsumsinya.

IKEA telah memiliki wind farms di enam negara Eropa dan memiliki 342.000 panel surya di gudang toko dan pabrik-pabrik yang menghasilkan 27 persen konsumsi listrik kelompok usaha mereka.

"Kami sedikit di bawah setengah dari yang direncanakan dalam hal investasi" untuk target 2015, kata Steve Howard, selaku chief sustainability officer. Perusahaan tersebut akan mengurangi emisi gas rumah kaca dari operasinal mereka pada tahun 2015, dari tingkat emisi tahun 2010.

Pada tahun 2020 IKEA, salah satu pengguna perusahan pengkonsumsi kayu terbesar di dunia akan menumbuhkan setidaknya pohon sebanyak yang mereka gunakan untuk membuat produk akhir seperti tempat tidur atau lemari. IKEA telah menyatakan bahwa mereka tidak mengambil kayu dari hutan alam tropis, seperti di Amazon atau di Kalimantan.

Pendukung Perubahan

Pada 2017 akan membeli 10 juta meter kubik kayu setengah dari total yang diproyeksikan tahun itu dan empat kali jumlah saat ini  dari sumber yang disertifikasi oleh lembaga non-profit Forest Stewardship Council.

Pemerhati lingkungan mendukung pergeseran ini. John Sauven, kepala Greenpeace Inggris, mengatakan "menempatkan IKEA di garis depan perusahaan terkemuka" yang berusaha mengubah bisnis mereka dalam menghadapi ancaman degradasi lingkungan.

Mark Kenber, kepala Climate Group yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa rencana IKEA adalah roadmap untuk "revolusi industri bersih" dan mendesak perusahaan lain untuk mengikutinya.

Keduanya Kenber dan Greenpeace menegaskan pernyataan, yang diberikan oleh IKEA. Mengatakan para ahli lingkungan lainnya telah memuji strategi IKEA, termasuk organisasi konservasi alam WWF.

Berbagai perusahaan, dari pembuat chip Intel Corp hingga Wal-Mart Stores Inc, menetapkan tujuan hijau dan bergerak menggunakan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya untuk memerangi laju pemanasan global dan menjamin pasokan untuk keberlanjutan usaha mereka.

Sebagai bagian dari pergeseran menggunakan produk hemat energi, kompor induksi menggunakan energi 40 persen lebih hemat daripada kompor konvensional.

IKEA mengumumkan beralih menggunakan pencahayaan LED, yang dapat bertahan 20 tahun, pada awal bulan ini. Mengubah 12 miliar lampu pijar di seluruh dunia dengan LED akan mengurangi emisi gas rumah kaca secara global setara dengan yang dikonsumsi negara Belanda.

Peralihan untuk menggunakan peralatan yang lebih efisien, seperti lemari es, kompor atau bola lampu, akan mengurangi penggunaan energi dalam rumah tangga dengan penurunan rata-rata sebesar 30 persen. "Itu seperti memiliki kenaikan gaji 10 persen bagi kebanyakan orang," kata Howard.

IKEA juga menetapkan target yang lebih ketat untuk penyediaan kelapa sawit, kulit dan kapas. Ini akan memperketat larangan menggunakan pekerja anak dan menegakkan hak-hak pekerja, sebagian dengan audit tanpa pemberitahuan kepada pemasoknya. Perusahaan juga akan menjamin pasokan lebih baik akan air bersih di tempat masyarakat lokasi perusahaan beroperasi, untuk mengurangi limbah dan mempromosikan daur ulang.

IKEA memperkirakan jumlah pengunjung ke tokonya akan meningkat dua kali lipat menjadi 1,5 miliar pada tahun 2020, dan memperkirakan kenaikan potensi omset sebesar 45-50 milliar euros, meningkat dari sebelumnya 27,5 miliar euro pada 2012.

Diperkirakan jumlah toko akan meningkat menjadi 500 dari 338 dan staf menjadi di atas 200.000 dari 154.000 personel.

Ohlsson mengatakan IKEA memiliki kebebasan untuk melakukan aksinya sebagian karena tidak terdaftar di pasar saham. "Kami dimiliki oleh yayasan, sehingga seluruh fokus kami adalah pelanggan di seluruh rantai produksi dan tidak terkait dengan bursa saham dan pemilik," katanya untuk menutup pembicaraan.

sumber: reuters

Senin, 29 Oktober 2012

Strategi sistim Energi Untuk Memerangi Perubahan Iklim

Tidak ada komentar :
Untuk bahkan mulai untuk memerangi perubahan iklim secara efektif, emisi CO2 harus berkurang cukup tajam: 1 ton per kapita per tahun. Menurut peneliti dari ETH Zurich cara untuk mencapai tujuan ini dalam abad ini adalah melalui strategi energi berdasarkan 3E: peningkatan efisiensi energi, energi terbarukan dan elektrifikasi (electrification).

Pada tahun lalu, berbagai laporan dari Panel Antarpemerintah PBB tentang Perubahan Iklim (IPCC) telah memperingatkan dunia dengan tegas bahwa untuk mencapai iklim yang stabil di planet bumi pada akhir abad ini, setiap peningkatan CO2 emisi dalam dekade mendatang, harus dapat dikontrol sebelum emisi dapat dikurangi secara signifikan. Menurut IPCC, jumlah maksimum emisi CO2 yang dapat ditoleransi secara global pada akhir abad ke-21 jumlah kira-kira 2000 gigaton. Ini akan berarti pengurangan yang signifikan pada emisi CO2 per kapita.

Emisi per kapita karbon dioksida di Swiss saat ini 9 ton per tahun, sekitar dua kali rata-rata global. "Tujuan kami untuk iklim dan kebijakan energi untuk abad harus untuk mendorong setiap anggota umat manusia untuk menghasilkan tidak lebih dari 1 ton karbon dioksida per tahun", Profesor Ralph Eichler, Presiden ETH Zurich, menjelaskan.

Penerapan sistematis strategi 3E

Target emisi karbon dioksida yang diusulkan untuk mungkin tampak ambisius dengan standar saat ini, tetapi dapat dicapai pada akhir abad kedua di Swiss dan di seluruh dunia. Hal ini tercermin dalam perhitungan yang dibuat oleh sendiri Energi Science Center (ESC) milik ETH Zurich. Untuk mencapai target tersebut, strategi energi harus konsisten dilaksanakan. Seperti yang dinyatakan oleh Profesor Konstantinos Boulouchos, strategi yang diusulkan didasarkan pada tiga pilar:
1. kelelahan (exhaustion) potensi efisiensi,
2. penggunaan diperpanjang sumber energi terbarukan dan
3. peningkatan percampuran listrik dalam bauran energi.

Kelelahkan potensi efisiensi akan berarti meningkatkan efisiensi dalam setiap link dari rantai konversi energi, dari ekstraksi pada sumber energi, melalui penyimpanan dan distribusi sampai ke penggunaan energi. Ini saja akan pelabuhan besar potensi tabungan energi, terutama bila dikombinasikan dengan instrumen berbasis pasar untuk mempengaruhi sisi permintaan.

E kedua dari strategi ini adalah berfokus pada penggunaan sumber-sumber energi terbarukan, seperti photovoltaics, air, dan angin. Penting untuk dicatat adalah bahwa aspek ekonomi serta ekologi harus dipertimbangkan ketika menggunakan sumber energi terbarukan.

Listrik sebagai tulang punggung dari sistem energi

Strategi 3E ketiga adalah elektrifikasi. Menurut peneliti ETH Zurich, di masa depan listrik yang miskin C02 akan menjadi tulang punggung dari sistem energi yang berkelanjutan. Hal ini semakin banyak digunakan pada bangunan pemanasan dan pendinginan (dengan pompa panas, misalnya), dan diharapkan untuk memberikan kepada mobilitas individu (bergerak, dalam jangka panjang, dari kendaraan hibrid untuk mobil listrik sepenuhnya).

Reorientasi dari sistem energi, bagaimanapun, tidak akan terjadi dalam semalam. Hal ini mungkin membutuhkan beberapa dekade. Sangat penting bahwa langkah-langkah akan diambil hari ini, yaitu melakukan infrastruktur di negara-negara industri dalam transmisi jaringan, pembangkit listrik perlu diperbaharui dan di negara-negara ambang telah muncul.

Penelitian Inovatif

ETH Zurich melakukan penelitian intensif dengan pikiran untuk menemukan solusi baru dan metode untuk menghadapi masalah CO2. Profesor Marco Mazzotti dari Institut Rekayasa Proses (Institute for Process Engineering) adalah meneliti kemungkinan menghilangkan CO2 di berbahan bakar fosil pembangkit listrik dan menggabungkan dengan zat stabil dan solid. Ini disebut mineralisasi sehingga memudahkan penyimpanan permanen dan aman dari gas rumah kaca.

Elektronika daya menjadi semakin kecil dan lebih efisien: kelompok penelitian yang dipimpin oleh Profesor Johann Kolar dari Power Sistem Elektronik Laboratorium (Power Electronic Systems Laboratory) dikhususkan untuk mengembangkan komponen tersebut yang dikerahkan, misalnya, di kendaraan hibrida. Kontrol yang efisien dari sistem drive mobil tersebut membuat kontribusi yang signifikan terhadap ramah lingkungan transportasi pribadi.

Menjanjikan ETH Zurich penelitian juga sedang dilakukan di bidang rekayasa membangun sistem. Teknologi saat ini  memungkinkan untuk mengganti pemanas yang mengeluarkan CO2 dan sistem boiler dengan kombinasi insulasi dinding inovatif dan pompa panas - dengan energi terbarukan bebas dari tanah. Konsep bangunan cerdik juga hanya tiket untuk bangunan yang ada. "Kita hanya perlu untuk mendapatkan terobosan", jelas Profesor HansJürg Leibundgut dari Institut untuk Sistem Bangunan ( Institute for Building Systems). Dalam lima hingga enam tahun itu harus mungkin untuk memproduksi komponen yang diperlukan pada tingkat industri sehingga untuk harga mobil yang berada di jangkauan pertengahan, sebuah apartemen empat kamar bisa diperbaharui, dengan efek bahwa hampir semua CO2 yang dihasilkan sebelumnya dengan pemanasan dan air hangat dapat dicegah.

Sumber: sciencedaily